Ilmu Dakwah

PENGANTAR ILMU DAKWAH

PENGERTIAN DAKWAH DAN ILMU DAKWAH

  • Pengertian dakwah menurut bahasa Arab (da’a, yad’u, da’watan) yang berarti menyeru, memanggil, mengajak, mengundang, memohon dan meminta atau doa.
  • Adapun pngertian dakwah secara terminologi, dapat dikemukakan pendapat para ahli, antara lain:

1.Menurut Syekh Ali Mahfudh:bahwa mendorong manusia agar berbuat kebajikan dan petunjuk, menyuruh mereka berbuat yang makruf, dan melarang merekadari perbuatan munkar, agar mereka mendapat kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

  • Pengertian ilmu dakwah menurut para ahli, antara lain:
  1. Menurut  Prof Toha yahya Omar M.A adalah suatu ilmu pengetahuan yang berisi tentang cara-cara dan tuntutan, bagaimana menarik perhatian, untuk menganut, menyetujui, melaksanakan suatu idiologi, pendapat, dan pekerjaan tertentu.
  2. Menurut Drs H. Masdar Helmi bahwa ilmu dakwah adalah ilmu yang mempelajari ajakan dan kegiatan manusia dalam menyampaikan ajaran Islam kepada sesama manusia untuk kebahagiaan baik di dunia maupun diakhirat

FUNGSI DAN TUJUAN DAKWAH ISLAM

Secara umum, fungsi dakwah ada dua aspek, yaitu:

  1. Aspek tingkatan isi (pesan ) dakwah Isi atau pesan dakwah yang disampaikan meliputi beberapa tahap yang harus dicapai, yaitu:
  2. Menanamkan pengertian.
  3. Membangkitkan kesadaran.
  4. Mengaktualisasikan dalam tingkah laku.
  5. Melestarikan dalam kehidupan, Untuk melestarikan ajaran islam dalam kehidupan manusia, ada beberapa aspek

1)      Preventif, yaitu usaha pencegahan sebelum timbulnya penyimpangan dari norma agama dengan berusaha mencari pangkal penyebabnya dan cara mengatasinya.

2)      Edukatif, yaitu membina dan memperbaiki masyarakat dengan menanamkan nilai-nilai  ajaran Islam.

3)      Rehabilitatif, yaitu memperbaiki kembali kerusakan-kerusakan yang terjadi dalam masyarakat, seperti pelanggaran susila dan kemunkaran-kemunkaran, dan diarahkan kembali kepada jalan yang diredhai oleh Allah swt .

2.  Dari aspek missi perubahan masyarakat.

M. Syafaat Habib mengemukakan bahwa fungsi dakwah sebagai  agen perubahan masyarakat sebagai berikut:

  1. Aspek praktisnya.maka dakwah memajukan segala bidang tingkah laku manusia
  2. Aspek natur atau keadaan manusia sendiri.
  3. Aspek peranannya sebagai pembaharu masyarakat .
  4. Dari aspek kehidupan manusia dan tujuan hidupnya, maka dakwah akan memberikan filter (penyaring)
  5. Dari aspek dirimanusia terutama dari segi psikhisnya, maka dakwah memberikan pengembangan yang lebih baik.
  6. Dari aspek keinginan manusia yang selalu berkembang, maka dakwah memberikan pengetahuan.
  7. Dari aspek perlunya manusia berkomunikasi dengan Allah swt, maka dakwah merupakan “missi Uluhiyah”.

—  TUJUAN DAKWAH

  1. Tujuan utama dakwah telah dirumuskan dalam pengertian dakwah, yaitu   terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan hidup manusia di dunia dan diakhirat  yang diredhai oleh lAlah swt .
  2. Tujuan Departemental merupakan tujuan perantara, yang berintikan nilai-nilai yang dapat mendatangkan kebahagiaan an kesejahteraan yang diredhai oleh Allah swt, sesuai dengan bidang kehidupan yang di binanya.

SEJARAH PERKEMBANGAN PEMIKIRAN ILMU DAKWAH

  1. Tahap Pertumbuhan Pemikiran (Sejak Zaman Klasik)

Tahap ini disebut sebagai tahap pertumbuhan pemikiran, sebab dakwah belum dijelaskan secara sistimatis dan konprehensif sebagai sebuah bangunan ilmu. Pada tahap ini dakwah hanyadipandang sebagai aktivitas yang harus dilakukan oleh umat Islam

B. Tahap Pemikiran Dakwah sebagai Fenomena Tauhid, Sosial, dan Sejarah (1896-1941)II

Tahap ini dakwah Islam dikaji dalam perspektif tauhid, sosial, dan sejarah.

C. Tahap Pemikiran Dakwah sebagai Kajian Akademik di Perguruan Tinggi (1942-1980)

Tahun 1942 terbit buku yang membahastentang dakwah Islam berjudul Hidayah al-Mursyidin. BukuiniditulisolehSyekhAli Mahfudz. Buku ini menjadi dasar diakuinya Ilmu Dakwah dalam dunia akademik di Universitas Al-Azhar, Mesir.

D.Tahap Pemikiran Dakwah Secara Sistimatis Melalui Pendekatan Epistemologi dan Sistem Analisis (1981-Sekarang)

Tahap ini dakwah Islam sudah mulai dikaji berdasarkan prinsip-prinsip keilmuan yang sistimatis dengan menggunakan pendekatan ontologi, epistimologi, dan aksiologi.

DISIPLIN ILMU DAKWAH

1.Disiplin dakwah islam diuraikan dengan bertumpu pada bangunan epistimologis dakwah.

2.Elaborasi disiplin dilaksanakan dalam dua tarikan.

Tarikan teoritik (Disiplin murni, Demensi Rasional).

Tarikan terapan (Berkaitan dengan teknologi dakwah, Demensi empiric).

3. Bersifat konprehensif (Berkaitan disiplin dakwah islam satu dengan yang lainnya, baikdalam kaitan rasional, maupun empiric).

DASAR HUKUM BERDAKWAH

Setiap muslim berkewajiban untuk berdakwah, hal ini sesuai dengan firman Allah SWT Dalam Surat An-Nahlu ayat : 125 yang artinya: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Ayat diatas dapat kita pahami bahwa kewajiban untuk berdakwah merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Dari ayat diatas dapat kita simpulkan bahwa kewajiban untuk berdakwah adalah Fardhu ’Ain merupakan kewajiban bagi setiap muslim.
Firman Allah SWT yang menunjukkan bahwa Hukum berdakwah merupakan Fardhu Kifayah dalam Surat Ali Imran ayat : 104 yang artinya: Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar merekalah orang-orang yang beruntung.

UNSUR-UNSUR DAKWAH

Unsur-unsur dakwah dalam proses dakwah terdiri dari da’i (pelaku dakwah), maudu’ (materi dakwah), uslub (metode dakwah), washilah (media dakwah), mad’u (objek dakwah) dan tujuan dakwah.

BENTUK-BENTUK KEGIATAN DAKWAH ISLAM

Dakwah bil-Lisan
Dakwah jenis ini adalah penyampaian informasi atau pesan dakwah melalui lisan (ceramah atau komunikasi langsung antara subyek dan obyek dakwah).

Dakwah bit-Tadwin
Memasuki zaman global seperti saat sekarang ini, pola dakwah bit at-Tadwin (dakwah melalui tulisan) baik dengan menerbitkan kitab-kitab, buku, majalah, internet, koran, dan tulisan-tulisan yang mengandung pesan dakwah sangat penting dan efektif.

Dakwah bil Hikmah
Dakwah bil Hikmah Yakni menyampaikan dakwah dengan cara yang arif bijaksana, yaitu melakukan pendekatan sedemikian rupa sehingga pihak obyek dakwah mampu melaksanakan dakwah atas kemauannya sendiri, tidak merasa ada paksaan, tekanan maupun konflik.

MODEK-MODEL DAKWAH ISLAM

v  Dakwah Hizbiyah  yaitu dakwah yang dilakukan terhadap mad’u (komunikan) yang terorganisir atau kelompok organisasi tertentu.

v  Dakwah Ummah  yaitu dakwah yang dilaksanakan pada mad’u yang bersifat massa.

v  Dakwah Syu’ubiyah Qabailiyah (dakwah antar suku, budaya, dan bangsa), yaitu dakwah yang berlangsung dalam konteks antar bangsa atau budaya (da’i dan mad’u yang berbeda suku dan budaya dalam kesatuan bangsa atau berbeda bangsa).

Iklan

Tentang zakariya47

secangkir seduhan teh tanpa gula di pagi hari
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s