3 Jenis Penyakit Dan Obatnya Menurut Islam

3 jenis penyakit3 Jenis Penyakit Dan Obatnya Menurut Islam – Setiap orang pasti pernah mengalami sakit dalam kehidupannya. Ada yang sakitnya sebentar, ada yang cukup lama, dan ada pula yang sakitnya sampai meninggal dunia. Dan ketika penyakit itu menyerang tubuh manusia, yang pertama dicari adalah obat untuk menyembuhkan penyakitnya.

Dalam perkembangan zaman saat ini untuk mengobati penyakit sangat beragam caranya, ada yang menggunakan obat-batan, terapi, dan pengobatan alternatif lainnya. Semakin banyak pengobatan begitupun dengan penyakit yang setiap tahunnya ada saja, namun demikian, Rasulullah bersabda, “Setiap penyakit ada obatnya. Apabila obat tersebut sesuai dengan penyakitnya, maka ia akan sembuh dengan izin Allah.” (HR Muslim).

Ya, semua penyakit pasti ada obatnya, mungkin saat ini ada penyakit yang belum ditemukan obatnya, namun tidak menutup kemungkinan suatu saat ditemukan obatnya, karena Rasulullah telah bersabda seperti itu.

Demikian pula seperti yang diungkapkan oleh Nabi Ibrahim, “Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.” (QS asy-Sy’araa [26]: 80). Ibn Katsir menjelaskan maksud ayat di atas, “Jika aku menderita sakit, maka tidak ada seorang pun yang kuasa menyembuhkanku selain Dia sesuai takdir-Nya yang dikarenakan oleh sebab yang menyampaikannya.”

Dalam agama islam penyakit dibedakan menjadi tiga, dan berdasarkan pembedaan itu, ada berbeda pula cara menyembuhkannya. Tiga penyakit dan cara mengobatinya adalah:

Penyakit Dalam Hal Fisik.

Jenis penyakit pertama adalah Penyakit dalam hal fisik seperti penyakit kulit, demam, darah tinggi, tipes dan lain-lainnya. Pada permasalahan penyakit fisik obat untuk menyembuhkannya adalah dengan cara mencari obat atau berobat dengan hanya memohon kesembuhan kepada Allah Swt semata.

Seperti yang diteladankan oleh Nabi Ayyub Alaihissalam, “Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: (Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. Al-Anbiya [21]: 83).

Penyakit Kebodohan.

Jenis penyakit yang kedua adalah kebodohan, kenapa kebodohan disebut sebagai penyakit? Karena kebodohan adalah penyakit alami dalam diri manusia, setiap manusia terlahir dalam keadaan bodoh. Dan obat untuk mengobati penyakit ini adalah dengan bertanya kepada ahlinya (Ulama). Jabir bin Abdillah mengisahkan, “Kami pernah mengadakan suatu perjalanan. Pada saat itu, salah seorang dari kami tertimpa batu sehingga kepalanya terluka parah. Kemudian, orang itu mengalami mimpi basah.”

“Ia bertanya kepada para sahabatnya, ‘Apakah menurut kalian aku telah mendapatkan keringanan untuk bertayamum (sebagai pengganti mandi?)’ Mereka menjawab, ‘Menurut kami, kamu tidak mendapatkan keringanan. Sebab, kamu masih bisa memakai air.’ Ia pun mandi dan akhirnya meninggal dunia.”

Mengetahui hal tersebut, Rasulullah bersabda, “Mereka telah membunuhnya, semoga Allah membinasakan mereka! Mengapa mereka tidak bertanya bila tidak mengetahui? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya. Seharusnya ia cukup bertayamum saja, caranya dengan menutupi bagian yang luka tersebut dengan secarik kain lalu mengusap atasnya, baru kemudian mengguyur anggota tubuhnya yang lain dengan air.” (HR Abu Dawud).

Musibah.

Jenis penyakit yang ketiga adalah berupa musibah. Musibah merupakan masalah yang diterima oleh manusia, musibah ada yang sifatnya sebentar, dan lama, seperti penyakit.

Obat untuk yang tertimpa musibah adalah dengan cara berdoa. Ibn Qayyim Al-Jauziyah dalam kitabnya, Ad-Daa’ wa Ad-Dawaa’, menjelaskan bahwa doa adalah obat yang bermanfaat dan musuh bagi bencana. Doa akan menerangi, mengobati, mencegah, menghilangkan, ataupun meringankan bencana yang menimpa.

doa adalah senjata bagi orang muslim, karena doa mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk setiap menghadapi permasalahan atau hajat, seperti yang diterangkan dalam hadits rasul. “Doa adalah senjata kaum Mukminin dan merupakan tiang agama serta cahaya langit dan bumi.” (HR Hakim).

Kemudian, dari Ibn Umar, bahwasanya Nabi bersabda, “Doa akan memberikan manfaat terhadap apa yang telah terjadi maupun yang belum terjadi. Maka hendaklah kalian semua berdoa, wahai hamba-hamba Allah.” (HR Hakim).

Oleh karena itu, dapat kita pahami dengan mudah mengapa kemudian Allah menegaskan bahwa, “Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” (QS al-Baqarah: 186).

Akan tetapi, ada satu jenis penyakit yang Allah turunkan tanpa obat. Sabda Nabi, penyakit itu adalah “ketuaan” (HR Tirmidzi).

Demikian ulasan tentang jenis penyakit dan cara mengobatinya menurut islam, semoga bermanfaat.

Iklan

Tentang zakariya47

secangkir seduhan teh tanpa gula di pagi hari
Pos ini dipublikasikan di AGAMA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s