Adab Berbicara Bagi Wanita

talk_ear_1429320cSebuah penelitian mengatakan bahwa seorang manusia tidak bisa tidak berkomunikasi selama satu hari. Manusia adalah makhluk sosial yang setiap hari membutuhkan bantuan dengan orang lain, termasuk berbicara, kita tidak bisa menghindarinya.

Dalam islam berbicarapun ada aturan mainnya atau ada batasan yang harus dihindari. Kali ini kita akan membahas tentang adab berbicara bagi seorang perempuan.

Penting bagi kita untuk mengetahui adab berbicara, karena berbicara adalah kegiatan yang pasti dijalani semua orang, dan jika kita tidak mmengetahui, kita tidak bisa mengetahui seberapa salah yang kita lakukan.

Jangan Terlalu Banyak Bicara

Berhati-hatilah dari terlalu banyak berceloteh dan terlalu banyak berbicara, Allah Ta’ala berfirman: “Dan tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia”(An-nisa:114)

Dan ketahuilah wahai saudariku, semoga Allah ta’ala merahmatimu dan menunjukimu kepada jalan kebaikan, bahwa disana ada yang senantiasa mengamati dan mencatat perkataanmu. Maka jadikanlah ucapanmu itu menjadi perkataan yang ringkas, jelas yang tidak bertele-tele yang dengannya akan memperpanjang pembicaraan.

Jangan Berbicara Dengan Sombong

Jauhilah dari sikap menyombongkan diri (berhias diri) dengan sesuatu yang tidak ada pada dirimu, dengan tujuan membanggakan diri dihadapan manusia. Dari aisyah radiyallohu ‘anha, ada seorang wanita yang mengatakan “wahai Rasulullah, aku mengatakan bahwa suamiku memberikan sesuatu kepadaku yang sebenarnya tidak diberikannya.berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,” orang yang merasa memiliki sesuatu yang ia tidak diberi, seperti orang yang memakai dua pakaian kedustaan.”

Jangan Berlebihan Dalam Berbicara

Jika engkau hendak berbicara,maka jauhilah sifat merasa kagum dengan diri sendiri, sok fasih dan terlalu memaksakan diri dalam bertutur kata, sebab ini merupakan sifat yang sangat dibenci Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, dimana Beliau bersabda

“sesungguhnya orang yang paling aku benci diantara kalian dan yang paling jauh majelisnya dariku pada hari kiamat : orang yang berlebihan dalam berbicara, sok fasih dengan ucapannya dan merasa ta’ajjub terhadap ucapannya.”(HR.Tirmidzi,Ibnu Hibban dan yang lainnya dari hadits Abu Tsa’labah Al-Khusyani radhiallahu anhu).

Jangan Berlebihan Bercanda

Jauhilah dari terlalu banyak tertawa,terlalu banyak berbicara dan berceloteh. Jadikanlah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, sebagai teladan bagimu, rasulullah memang pernah sesekali bercanda, tetapi beliau tidak pernah berlebihan dalam bercanda, dan jika rasul bercanda pasti ada banyak makna dibalik candaannya, atau candaan yang berkualitas, karena rasul lebih suka berfikir dari pada berbicara, maka tirulah rasul dengan memperbanyak berfikir, karena lebih utama bagimu. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,maka hendaknya dia berkata dengan perkataan yang baik,atau hendaknya dia diam.” (muttafaq alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu).

Hormati Orang Lain

Jangan kalian memotong pembicaraan seseorang yang sedang berbicara atau membantahnya, atau meremehkan ucapannya. Beberapa orang tidak menyadari bahwa tindakan yang dilakukannya adalah menyakiti hati orang lain.

Jadilah pendengar yang baik dan itu lebih beradab bagimu, dan ketika harus membantahnya, maka jadikanlah bantahanmu dengan cara yang paling baik sebagai syi’ar kepribadianmu. Berhati-hatilah dari suka mengolok-olok terhadap cara berbicara orang lain, seperti orang yang terbata-bata dalam berbicara atau seseorang yang kesulitan berbicara.Alah Ta’ala berfirman. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.” (QS.Al-Hujurat:11).

Iklan

Tentang zakariya47

secangkir seduhan teh tanpa gula di pagi hari
Pos ini dipublikasikan di AGAMA, ARTIKEL. Tandai permalink.

2 Balasan ke Adab Berbicara Bagi Wanita

  1. mhilal berkata:

    Poin² adab ini berlaku juga buat kaum lelaki kayaknya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s