Aku Dan Jatuh

Aku berfikir tentang dia

Lalu dia menghilang dalam gelap malam

Sunyi, sepi, senyap…..

Dia membawa bung. Datang padaku

Aku tersenyum dengan lebar

Harum, wangi, indah nian…

Tangannya kupegang

Tangannya tak terasa lembut seperti biasanya

Wajahnya pucat pasi

Tangannya gemetaran saat kupegang

“Kenapa dengan tanganmu dik”

Dia tak menjawab, bibirnya gemetaran

Kupegang tangannya yang mengepal

Kubuka tangannya

Dan darah mengalir dengan deras dari tangannya

“Kamu kenapa” dia tetap tak mau menjawab

Kuusap tangannya, aku berlari minta tolong kesana kemari

San aku terjatuh, tersungkur tepat di selokan. Kaget!

Bau tanah terasa dihidungku, wajahku terasa penuh dengan lumpur

Aku terbangun, dan kupandangi selimut yang berserakan

Ah, lagi-lagi aku terjatuh dari tempat tidurku

Iklan

Tentang zakariya47

secangkir seduhan teh tanpa gula di pagi hari
Pos ini dipublikasikan di BISIKAN, MOMENTOS dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s