Alasan Telegram Diblokir Pemerintah.

Alasan Telegram Diblokir Pemerintah – Telegram diblokir oleh pemerintah pada jumat 13 Juli 2017. Fakta ini cukup mencengangkan, Karena penikmat Telegram di Indonesia sangatlah banyak. Meskipun jika dibanding media komunikasi lain seperti whatshap atau bbm masih berada dibawahnya, namun Telegram cukup mendapatkan hati di masyarakat Indonesia.

Dalam beberapa hari terakhir, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tengah menjadi sorotan publik. Alasannya, kementerian yang dipimpin oleh Rudiantara itu memblokir salah satu layanan chatting kenamaan, yakni Telegram.

Menurut keterangan resminya, kemenkominfo menyatakan pihaknya telah meminta Internet service provider untuk melakukan pemutusan akses pemblokiran pada sebelas domain name system Telegram.

“Pemblokiran ini harus dilakukan karena banyak sekali kanal yang ada di layanan tersebut bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images, dan lain-lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia,” jelas Kemenkominfo. Dalam lansiran bbc.com.

Entah data apa yang diperoleh oleh pemerintah hingga dapat menyimpulkan kalau Telegram menjadi lading teroris melakukan perekrutan. Mungkin pemerintah telah melakukan pengintaian mendalam tentang pergerakan teroris, atau ini malah menjadi blunder pemerintah.

Tak bisa dipungkiri bahwa Telegram adalah pesaing yang hebat dari Whatshap, Karena kemiripan fitur dan fasilitas yang disediakan. Dengan diblokirnya beberapa fitur dari Telegram mungkin akan menjadikan telegram ditinggalkan oleh penikmatnya.

Lalu apakah terorisme di Indonesia telah begitu sangat menjamur,? Entahlah, kalau melihat fakta geografis di Indonesia yang begitu luasnya, mungkin Indonesia adalah lading yang nyaman untuk mereka bersembunyi.

Luasnya Indonesia menjadikan pemerintah tidak bisa mengamati semuanya. Nyatanya banyak teroris yang sudah bertahun-tahun menetap seperti warga biasa baru diketahui setelah mereka melakukan aksinya.

Selain itu, di Indonesia sendiri sesuatu yang dibalut dengan agama lebih mudah diterima oleh masyarakat. Pemimpin yang mencalonkan diri dengan embel-embel agama pasti lebih diterima. Jajanan yang berlabel halal pasti lebih laku dari yang tidak berlabel. Mungkin juga gerakan ormas yang berlabel agama, atau komunitas yang berlabel agama menjadi lahan  promosi terbaik untuk perekrutan.

Begitu juga dengan banyaknya group-group di media komunikasi yang penyebarannya sangat cepat. Mungkin inilah alasan pemerintah memblokir Telegram. Mungkin ini langkah terbaik yang bisa pemerintah lakukan.

Dilansir dalam Tempo.com. Meski Telegram telah lama beroperasi di Indonesia, kelompok radikal itu baru mengetahui di tahun-tahun terakhir Telegram dianggap cara aman bagi mereka untuk bermain. “Itu yang mereka lakukan bagaimana men-share informasi tentang kelompok-kelompok radikal. Bagaimana mereka melakukan rekrutmen, bagaimana membuat bom, itu banyak sekali.” kata Abdul Rahman saat ditemui di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Selasa, 18 Juli 2017.

Karena itu, BNPT mendukung penuh apa yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang memutuskan memblokir layanan Telegram, karena identifikasi mereka mengarah pada aplikasi itu digunakan kaum radikal. “Saya pikir sudah benar Kemenkominfo menutup itu. Kalo enggak, dampaknya ke keamanan di seluruh Indonesia. Perwakilan Telegramaja belum ada di Indonesia, kalau nunggu, ya keburu runyam,” kata Abdul Rachman.

 

Iklan

Tentang zakariya47

secangkir seduhan teh tanpa gula di pagi hari
Pos ini dipublikasikan di ARTIKEL, NEWS & TIPS. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s